EVALUASI KEPATUHAN PROSES PENGANGGARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA KALURAHAN (APBKal): STUDI KASUS PENGELOLAAN DANA DESA DI KALURAHAN TLOGOADI

Authors

  • Adellia Julian Rinanti Universitas Gadjah Mada
  • Alinda Haris Reni Lestari Universitas Gadjah Mada
  • Olivia Febi Kuswari Universitas Gadjah Mada
  • Mukhlis Mukhlis Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.61896/jeki.v4i2.177

Keywords:

Dana_Desa, APBKal, Penganggaran_Desa, Evaluasi, Regulasi

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran dana desa serta kecenderungan kepatuhan regulasi yang masih bersifat administratif dan belum mencerminkan kualitas pengelolaan secara subtantif. Hal ini terlihat dari terbatasnya transparansi digital, rendahnya kemandirian fiskal akibat minimnya PADes, dominasi belanja pada pemerintahan dan Pembangunan, serta adanya SiLPA. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji proses penganggaran APBKal dan kesesuaiannya terhadap regulasi di Kalurahan Tlogoadi karena berkaitan dengan pengelolaan dana desa sebagai sumber pendanaan yang cukup besar. Kajian ini mengacu pada teori penganggaran sektor publik dan regulasi seperti Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 serta Perbup Sleman Nomor 58 Tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa proses penganggaran telah sesuai dengan regulasi dan bersifat partisipatif, dengan selisih perencanaan dan realisasi pendapatan yang sangat kecil (sekitar 0,01%). Namun terdapat kendala dalam implementasi seperti keterlambatan pencairan dana, perubahan kebijakan, dan belum optimalnya transparansi berbasis digital karena kurangnya SDM. Temuan ini mengindikasikan bahwa meski kesesuaian formal telah tercapai, efektivitas pelaksanaan anggaran perlu ditingkatkan melalui optimalisasi teknologi informasi, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan transparansi untuk mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

ABSTRACT

This research is motivated by the importance of alignment between village fund planning and implementation, as well as the tendency for regulatory compliance to remain administrative in nature and not yet reflect the substantive quality of financial management. This is indicated by limited digital transparency, low fiscal independence due to minimal Village Own-Source Revenue (PADes), the dominance of expenditures on government administration and development, and the presence of budget surpluses (SiLPA). The purpose of this study is to examine the budgeting process of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBKal) and its compliance with regulations in Tlogoadi Village, considering that village funds represent a significant source of financing. This study refers to public sector budgeting theory and relevant regulations, such as the Minister of Home Affairs Regulation Number 20 of 2018 and the Regent Regulation of Sleman Number 58 of 2021. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through interviews and documentation. The results show that the budgeting process is in accordance with regulations and is participatory in nature, with a very small discrepancy between planned and realized revenues (approximately 0.01%). However, there are several implementation challenges, including delays in fund disbursement, policy changes, and suboptimal digital transparency due to limited human resources. These findings indicate that although formal compliance has been achieved, the effectiveness of budget implementation still needs to be improved through the optimization of information technology, enhancement of human resource capacity, and strengthening of transparency to support accountability in village financial management.

References

Adi, W. S. (2018). Analisis permasalahan penggunaan dana desa di Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung. Universitas Tidar. Diakses pada 5 April 2026 dari https://repositori.untidar.ac.id/index.php?p=fstream-pdf&fid=707&bid=8149

Agnesia, V., Yamin, N. Y., Ansar, M., & Yuniar, L. S. (2025). Digitalisasi dalam Penganggaran Dana Desa: (Studi Kasus pada Pemerintah Desa Lakuan Toli-toli, Sulawesi Tengah). Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis, 5(3), 53-60.

Dewi, K. B. R., & Werastuti, D. N. (2024). Analisis Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui Pengukuran Value for Money untuk Menilai Akuntabilitas Kinerja Keuangan Instansi Pemerintah Desa Lokasari. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, Vol. 14 No. 3. Diakses 6 April 2026 dari https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJA/article/download/79749/31090

Hendrawati, E., & Pramudianti, M. (2020). Partisipasi, transparansi, dan akuntabilitas perencanaan dan penganggaran dana desa. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 12(2), 100–108. Diakses pada 5 April 2026 dari https://journal.unpas.ac.id/index.php/jrak/article/view/3113/1473

Kalurahan Tlogoadi. (2025). Data administratif. Diakses 6 April 2026 dari https://tlogoadisid.slemankab.go.id/home/data-administratif/

Kalurahan Tlogoadi. (2022). Pamong Kalurahan Tlogoadi. Diakses 6 April 2026 dari https://tlogoadisid.slemankab.go.id/home/2022/03/24/pamong-kalurahan-tlogoadi/

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Jakarta: Penulis.

Kementerian Keuangan (Ed.). (2025). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2025 tentang Pengalokasian Dana Desa Setiap Desa, Penggunaan dan Penyaluran Dana Desa Tahun Anggaran 2025. JDIH Kementerian Keuangan. Diakses 6 April 2025, dari https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-81-tahun-2025

NusaDesa. (n.d.). Profil Desa Tlogoadi, Mlati, Sleman. Diakses 6 April 2026 dari https://nusadesa.id/34.04.06.2003

Pemerintah Kalurahan Tlogoadi. Peraturan Kalurahan Tlogoadi tentang Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan Tahun Anggaran 2025 (Peraturan Kalurahan Tlogoadi No. 1 Tahun 2026). Sleman: Penulis.

Pemerintah Kabupaten Sleman. (2021). Peraturan Bupati Sleman Nomor 58.2 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Keuangan Kalurahan. Sleman: Penulis.

Rahayu, S. N. N., Setiawati, E., & Trisnawati, R. (2024). Phenomenology of Bourdieu’s Theory of Practice: The Relationship Between the Budgeting Process and Culture. Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 9(1), 50-75.

Saputra, D. N., Sopanah, A., & Hasan, K. (2021). Akuntabilitas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Dengkol (Studi kasus pada Desa Dengkol Kecamatan Singosari Kabupaten Malang). Proceeding of National Conference on Accounting & Finance, Volume 3, Hal. 238–252. Diakses 6 April 2026 dari https://journal.uii.ac.id/NCAF/article/download/16389/pdf

Tyas, B. H. S., Puspitasari, C., & Ballol, P. S. (2025). Model perencanaan dan penganggaran dana desa dalam akselerasi SDGs Desa. Jurnal Agregasi, 13(1), 1–18. Diakses pada 5 April 2026 dari https://ojs.unikom.ac.id/index.php/agregasi/article/view/14143/5026

Vambia, A. D., Septiana, E. A., Putra, M. S. W. P., & Gunawan, R. R. (2025). Evaluating regulatory compliance in village budgeting: A case study of village budget implementation. The Accounting Journal of BINANIAGA, 10(1), 59-68.

Widagdo, A. K., & Setyorini, E. (2018, Juni). DETERMINANTS OF INTENTION TO USE VILLAGE FUND INFORMATION SYSTEM. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 15(1), 37. 10.21002/jaki.2018.03

Published

2026-05-06

Issue

Section

Articles