ANALISIS PROSES PENGANGGARAN DAN EVALUASI IMPLEMENTASI PRINSIP GOOD GOVERNANCE PADA KALURAHAN CONDONGCATUR, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA

Authors

  • Alisha Luthfannisa Hanania Universitas Gadjah Mada
  • Isnaini Nur Maftukhah Akuntansi Sektor Publlik, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
  • Afifah Putri Nabila Universitas Gadjah Mada
  • Dhedi Hasyim Darmawan Universitas Gadjah Mada
  • Mukhlis Mukhlis Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.61896/jeki.v4i2.206

Keywords:

APBKal, Penganggaran_Desa, Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi

Abstract

ABSTRAK

Meskipun dikenal sebagai desa mandiri dengan kapasitas ekonomi tinggi, belum ada kajian yang meneliti terkait Kalurahan Condongcatur yang masih terjebak dalam defisit anggaran kritis dan formalitas tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi dalam proses penyusunan APBKal 2025 di Kalurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melalui wawancara mendalam, observasi dan peninjauan dokumen. Hasil penelitian akan menunjukkan bahwa akuntabilitas, transparansi dan partisipasi dalam penganggaran di Kalurahan Condongcatur sudah berjalan dengan tingkat kepatuhan regulasi yang tinggi, namun secara kualitas substantif masih menghadapi beberapa tantangan. Berdasarkan teori Good Governance terdapat tiga temuan tajam. Pertama, akuntabilitas berbasis Siskeudes lumpuh secara efisiensi akibat pembaruan sistem di akhir tahun yang memaksa aparatur bekerja ganda via Excel. Kedua, transparansi bersifat formalitas karena publikasi makro tidak menyentuh pemahaman masyarakat. Ketiga, partisipasi warga kurang menyeluruh karena hanya didominasi oleh tokoh masyarakat, ditambah anggaran desa mengalami defisit 20,01%. Kesimpulannya, kepatuhan prosedural di Condongcatur belum mampu menciptakan kemandirian fiskal substantif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat

ABSTRACT

Although known as a self-sufficient village with strong economic capacity, no study has yet examined how Condongcatur Village remains trapped in a critical budget deficit and bureaucratic governance. This study aims to analyze accountability, transparency, and participation in the process of drafting the 2025 Village Budget (APBKal) in Condongcatur Village, Sleman Regency. Using a descriptive qualitative research method with purposive sampling, the study employs in-depth interviews, observations, and document reviews. The findings will demonstrate that accountability, transparency, and participation in budgeting in Condongcatur Village are already being implemented with a high level of regulatory compliance; however, in terms of substantive quality, they still face several challenges. Based on Good Governance theory, there are three key findings. First, institutional accountability based on Siskeudes is inefficient due to system updates at the end of the year that force officials to work twice as hard using Excel. Second, transparency is merely a formality because macro-level publications do not address the public’s technical understanding. Third, citizen participation is not comprehensive because it is dominated only by community leaders, compounded by a critical village budget deficit of 20.01%. In conclusion, procedural compliance in Condongcatur has not yet been able to create substantive fiscal autonomy oriented toward community empowerment.

References

Farhan, M. R., Zharah, N. E., Aulia, G. S., Budiarti, R. R., Trenggono, S. R. E., & Akbar, F. S. (2024). Proses Penganggaran di Organisasi Pemerintahan Kelurahan Rungkut Menanggal Surabaya. JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT, 2(6), 73–79. https://doi.org/10.61722/japm.v2i6.2753

Hendrawati, E., & Pramudianti, M. (2020). Partisipasi, Transparansi, dan Akuntabilitas Perencanaan dan Penganggaran Dana Desa. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 12(2), 100–108. https://doi.org/10.23969/jrak.v12i2.3113

Isti’anah, & Utomo, E. S. (2023). Mewujudkan Transparansi Dan Akuntabilitas Dana Transfer Ke Daerah (Dana Desentralisasi). Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 298–322. https://doi.org/10.52316/jap.v19i2.189

Kementerian Dalam Negeri. (2018). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Kementerian Dalam Negeri. http://peraturan.bpk.go.id/Details/139714/permendagri-no-20-tahun-2018

Kementerian Dalam Negeri. (2024). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025. Kementerian Dalam Negeri. https://peraturan.bpk.go.id/Details/304633/permendagri-no-15-tahun-2024

Kementerian Keuangan. (2023). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2023 tentang Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, serta Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Kementerian Keuangan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/254789/pmk-no-62-tahun-2023

Khotimah, M. C., Parwati, S. D., Astuti, M. D., Aulia, R., & Wulandari, E. (2025). Analisis Perencanaan dan Pertanggungjawaban APBDes Menurut Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Desa. Jurnal Akuntan Publik, 3(3), 47–56. https://doi.org/10.59581/jap-widyakarya.v2i2.3649

Lathifah, H., Frinaldi, A., Asnil, A., & Putri, N. E. (2024). Analisis Akuntabilitas Birokrasi Publik Dalam Sistem Keuangan Dareah Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Pelayanan Publik. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 11(2), 585–592. https://doi.org/10.37676/professional.v11i2.7224

Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik (4th ed.). Penerbit Andi. https://inlislite.ipdn.ac.id/opac/detail-opac?id=24386

Nadzifa, Z. I. (2018). Politik Anggaran Desa, Studi Interaksi Antar Agen dalam Pengambilan Keputusan Anggaran Alokasi Dana Desa Menurut UU Desa Tahun 2014 di Kecamatan Mojoagung Jombang) [Thesis, Universitas Airlangga]. http://lib.unair.ac.id

Pemerintah Kabupaten Sleman. (2019). Peraturan Bupati Kabupaten Sleman Nomor 22.3 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Pemerintah Kabupaten Sleman. http://peraturan.bpk.go.id/Details/257575/perbup-kab-sleman-no-223-tahun-2019

Pemerintah Kabupaten Sleman. (2021). Peraturan Bupati Kabupaten Sleman Nomor 58.2 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Keuangan Kalurahan. Pemerintah Kabupaten Sleman. http://peraturan.bpk.go.id/Details/245957/perbup-kab-sleman-no-582-tahun-2021

Pemerintah Kalurahan Condongcatur. (2024a). Keputusan Panewu Depok Nomor 028/KPTS/XII/2024. Pemerintah Kalurahan Condongcatur. https://drive.google.com/file/d/1X-olWe6PO50JHMjXNyCYNKZRgS7jCVTV/view?usp=sharing&usp=embed_facebook

Pemerintah Kalurahan Condongcatur. (2024b). Peraturan Kalurahan Nomor 07 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan Condongcatur Tahun Anggaran 2025. Pemerintah Kalurahan Condongcatur. https://condongcatursid.slemankab.go.id/home/2025/01/08/peraturan-kalurahan-condongcatur-nomor-07-tahun-2024-tentang-apbkal-tahun-anggaran-2025/

Pemerintah Pusat. (2014). Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pemerintah Pusat. http://peraturan.bpk.go.id/Details/38582/uu-no-6-tahun-2014

Putri, A. M., Luthfiah, A., Larasati, N. D., & Melati, S. A. G. (2025). Analisis Transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) di Kalurahan Sumberagung, Kabupaten Bantul, DIY. Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia, 3(3), 170–181. https://doi.org/10.61896/jeki.v3i3.123

Suparwanto, & Nugroho, T. (2022). Pengelolaan Keuangan Kalurahan Poncosari Kapanewon Srandakan Kabupaten Bantul Tahun 2021. Journal of Indonesian Rural and Regional Government, 6(2), 166–176.

Tyas, H. S., Winarti, S. E., Raharjo, T. P., & Puspitasari, C. (2022). Politik Anggaran Belanja Desa Masa Pandemi di Kalurahan Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Agregasi : Aksi Reformasi Government dalam Demokrasi, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.34010/agregasi.v10i1.5746

Utomo, K. S., Setio, S., & Suharto, D. G. (2018). Analisis Good Governance dalam Pengelolaan Keuangan Desa. Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik, 13(1), 50–66. https://doi.org/10.20961/sp.v13i1.22924

World Bank. (1992). Governance and Development. World Bank. https://digitallibrary.un.org/record/107194

Published

2026-06-03

Issue

Section

Articles