PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA TRANSFER, DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2018–2025

Authors

  • Yulia Prastika Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan, Indonesia
  • Abdul Manaf Dientry Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan, Indonesia
  • Have Zulkarnaen Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61896/jeki.v4i3.257

Keywords:

Belanja Modal, Dana Transfer, Pendapatan Asli Daerah, Pertumbuhan Ekonomi, Provinsi Jawa Timur

Abstract

ABSTRAK

Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan yang tidak terlepas dari kebijakan fiskal pemerintah daerah, khususnya pengelolaan Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer, dan Belanja Modal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer, dan Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder berbentuk data panel yang mencakup seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur selama delapan tahun pengamatan. Penentuan sampel menggunakan teknik sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan objek penelitian. Data dianalisis melalui uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Dana Transfer tidak berpengaruh signifikan, sedangkan Belanja Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, meskipun kemampuan model dalam menjelaskan variasinya masih tergolong terbatas. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penerimaan dan belanja daerah perlu diarahkan pada kegiatan produktif agar mampu mendorong Pertumbuhan Ekonomi secara optimal. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas pengelolaan keuangan daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

ABSTRACT

Regional economic growth is a key indicator of development success that is closely linked to local government fiscal policy, particularly the management of Local Own-Source Revenue, Transfer Funds, and Capital Expenditure. This study aims to analyze the effect of Local Own-Source Revenue, Transfer Funds, and Capital Expenditure on the Economic Growth of regencies/cities in East Java Province, both partially and simultaneously. This study uses a quantitative associative approach with secondary panel data covering all regencies/cities in East Java Province over eight years of observation. The sampling technique used is saturated sampling, so the entire population serves as the research object. Data were analyzed using classical assumption tests, multiple linear regression analysis, hypothesis testing, and the coefficient of determination with the aid of statistical software. The results show that Local Own-Source Revenue has a negative and significant effect on Economic Growth, Transfer Funds has no significant effect, while Capital Expenditure has a positive and significant effect on Economic Growth. Simultaneously, the three variables significantly affect Economic Growth, although the model's explanatory power remains limited. These findings indicate that increases in regional revenue and expenditure need to be directed toward productive activities to optimally drive economic growth. This study offers implications for local governments to strengthen the effectiveness of regional financial management in support of sustainable economic growth

References

Agus Sunarya Sulaeman, V. S. (2019). Pendapatan asli daerah, transfer daerah, dan belanja modal, pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 4(1), 97–112.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2025). Provinsi Jawa Timur dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. https://jatim.bps.go.id

Batin, M. H. (2022). Keuangan publik. Prenada Media.

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2025). Data realisasi APBD kabupaten/kota. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://djpk.kemenkeu.go.id

Dwirandra, A. A. N. B. (2013). Pengaruh desentralisasi fiskal pada pertumbuhan ekonomi dengan keserasian belanja daerah sebagai variabel pemoderasi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 8(2), 66–74.

Gampu, J. L. (2024). Pengaruh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Riset Pembangunan, 6(1), 1–12.

Ghiffari, P. M., & Ariani, K. R. (2022). The effect of LGR, transfer income, capital expenditures on economic growth before and during Covid-19 pandemic. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 232–241.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hasanah, S., & Handayani, N. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah, belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 10(8), 1–19.

Havis, M., Maulana, R. I., Siregar, W., Andiny, P., & Safuridar. (2025). Pengaruh pendapatan asli daerah, belanja modal dan dana alokasi umum terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Ecotechnopreneur, 4(2), 56–67. https://doi.org/10.62668/ecotechnopreneur.v4i02.1520

Mamuka, V., & Elim, I. (2014). Analisis dana transfer pada pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 2(1), 646–655.

Majid, P. F., Arif, M., & Purnama, H. R. (2025). Pengaruh belanja modal dan pendapatan asli daerah (PAD) terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap. Center of Economic Student Journal, 8(1), 318–324. https://doi.org/10.56750/csej.v8i1.1076

Mulyani, E. S., Sudarman, S., & Astuti, R. F. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2001–2020. Educational Studies: Conference Series, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.30872/escs.v1i2.894

Nurmala, B., Harsono, I., Sutanto, H., Astuti, E., & Yuniarti, T. (2025). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana transfer, dan belanja modal terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2015–2024. Ganec Swara, 19(3), 869–879. https://doi.org/10.59896/gara.v19i3.333

Pasa, S. R., Kawung, G. M. V., & Rorong, I. P. F. (2023). Analisis pengaruh PAD dan dana transfer terhadap belanja modal serta dampaknya ke pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Kota Bitung. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 24(1), 80–94.

Rahman, A. G., Dai, S. I. S., & Santoso, I. R. (2022). Pengaruh dana transfer terhadap pertumbuhan ekonomi (Studi wilayah Sulawesi). Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 22(2), 64–74. https://doi.org/10.30596/ekonomikawan.v22i2.9122

Saputra, I., Supeno, B., & Wardi, J. (2023). Analisis pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi serta dampaknya pada tingkat kemiskinan di Provinsi Riau. Jurnal Komunitas Sains Manajemen, 2(2), 234–250.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.

Published

2026-08-03

Issue

Section

Articles