PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN, KEPERCAYAAN, DAN MANFAAT TERHADAP MINAT PENGGUNAAN FINTECH SYARIAH PADA GENERASI Z DI KOTA PALOPO
DOI:
https://doi.org/10.61896/jibi.v4i4.276Keywords:
fintech syariah, kemudahan penggunaan, Kepercayaan, manfaat, minat penggunaanAbstract
ABSTRAK
Temuan penelitian terdahulu mengenai faktor yang memengaruhi minat penggunaan fintech syariah belum seragam dan belum menggambarkan Generasi Z di kota berkembang seperti Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan manfaat terhadap minat penggunaan fintech syariah pada Generasi Z di Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Technology Acceptance Model (TAM) yang dimodifikasi melalui penambahan variabel kepercayaan. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling dan jumlahnya dihitung menggunakan rumus Slovin. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 393 responden; sebanyak 210 kuesioner kembali dan layak diolah. Data dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan manfaat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan fintech syariah, dengan kepercayaan sebagai variabel yang paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan dan menjelaskan 48,0% variasi minat penggunaan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemudahan, kepercayaan, dan manfaat yang dirasakan, semakin tinggi pula minat Generasi Z menggunakan fintech syariah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian keuangan syariah dan menjadi bahan pertimbangan bagi penyedia layanan fintech syariah dalam meningkatkan kualitas layanan.
Kata Kunci: fintech syariah, kemudahan penggunaan, kepercayaan, manfaat, minat penggunaan
ABSTRACT
Findings of previous studies on the factors influencing the intention to use Islamic fintech are inconsistent and do not yet describe Generation Z in developing cities such as Palopo City. This study aims to analyze the effect of perceived ease of use, trust, and perceived usefulness on the intention to use Islamic fintech among Generation Z in Palopo City. It employs a quantitative approach using a modified Technology Acceptance Model (TAM) that incorporates trust as an additional variable. The sample was determined using purposive sampling, and the sample size was calculated with the Slovin formula. Primary data were collected through questionnaires distributed to 393 respondents; 210 questionnaires were returned and usable. The data were analyzed using multiple linear regression in SPSS. The results show that, partially, perceived ease of use, trust, and perceived usefulness have a positive and significant effect on the intention to use Islamic fintech, with trust being the most dominant variable. Simultaneously, the three variables also have a significant effect and explain 48.0% of the variation in intention to use. These findings imply that the higher the perceived ease of use, trust, and usefulness, the higher Generation Z’s intention to use Islamic fintech. This study contributes to the development of Islamic finance research and serves as a consideration for Islamic fintech providers in improving service quality.
Keywords: Islamic fintech, perceived ease of use, trust, perceived usefulness, intention to use
References
Alalwan, A. A., Dwivedi, Y. K., & Rana, N. P. (2017). Factors influencing adoption of mobile banking by Jordanian bank customers: Extending UTAUT2 with trust. International Journal of Information Management, 37(3), 99–110. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2017.01.002
Annisa Amalia, S. N. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat individu terhadap financial technology (fintech) syariah (Paytren) sebagai salah satu alat transaksi pembayaran (pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB)). Iqtishaduna, 9(1), 64–79. https://doi.org/10.20414/iqtishaduna.v9i1.687
Apriyana, M. (2022). Implementasi akad musyarakah dan wakalah bil ujrah pada platform fintech syariah PT Ethis Fintek Indonesia berdasarkan fatwa DSN-MUI. Ecobankers: Journal of Economy and Banking, 3(2). https://doi.org/10.47453/ecobankers.v3i2.622
Asriany. (2018). Persepsi penerapan sistem informasi keuangan dengan pendekatan metode Technology Acceptance Model (TAM). AkMen Jurnal Ilmiah, 15(4), 583–593.
BPS. (2025). Kota Palopo dalam angka 2025 (Katalog 1102001.7373). https://palopokota.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/080995f1cbf47f0fb65b5ae9/kota-palopo-dalam-angka-2025.html
Daffa Nur Arkan, Nuramalia Hasanah, & Hera Khairunnisa. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi niat mahasiswa akuntansi UNJ dalam menggunakan fintech syariah. PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(3), 3878–3902. https://doi.org/10.62710/vkawv411
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–339. https://doi.org/10.2307/249008
Dewi, A. T., Yusuf, A. A., & Kusumadewi, R. K. (2024). Pengaruh pengetahuan, kepercayaan (trust) dan sharia compliance terhadap minat menggunakan produk bank syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 3(1), 9–28. https://doi.org/10.24260/jkubs.v3i1.2671
Elsalonika, A., & Ida, I. (2025). Perilaku keuangan Generasi Z: Peran penerapan financial technology, literasi keuangan, dan efikasi diri. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, 9(2), 365–379. https://doi.org/10.24912/jmbk.v9i2.32838
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gunarsih, T., & Dyah Febriyani. (2025). Apakah trust memediasi pengaruh perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap minat penggunaan QRIS? Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, 33(2), 124–136. https://doi.org/10.32477/jkb.v33i2.1180
Hasri, R. A., & Miranda, E. (2025). Analyzing ChatGPT’s impact on graduates’ communication, collaboration, and logical thinking skills using an extended Technology Acceptance Model. Jurnal Teknik Informatika (Jutif), 6(4), 2207–2222. https://doi.org/10.52436/1.jutif.2025.6.4.4688
Hesniati, H., & Limgestu, R. (2023). Determinants of intention to use Islamic fintech during Covid-19 pandemic. EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), 7(4), 587–604. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2023.v7.i4.5860
Hidayat, & Ismail. (2025). Pengaruh persepsi kemudahan, persepsi kebermanfaatan, dan sikap terhadap minat penggunaan layanan fintech crowdfunding syariah studi kasus masyarakat Jabodetabek. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 7(7). https://doi.org/10.47467/alkharaj.v7i7.7074
Misissaifi, M., & Sriyana, J. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat menggunakan fintech syariah. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 10(1), 109–124. https://doi.org/10.46367/iqtishaduna.v10i1.276
OJK. (n.d.). Statistik LPBBTI Desember 2024. https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/fintech/Documents/STATISTIK%20LPBBTI%20Desember%202024.xlsx
OJK. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi. Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia.
Ramadhan, & Saputro. (2024). Pengaruh perceived usefulness, perceived ease of use, dan trust terhadap behavioral intention pengguna Gopay. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(6), 5501–5517. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i6.2856
Riyanti, A. (2024). Pengaruh penggunaan financial technology dan uang saku terhadap perilaku konsumtif mahasiswa akuntansi. Jurnal Edunomika, 08(03), 1–9. http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/5075
Saputra, M. Nazori, & Efni Anita. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat menggunakan financial technology syariah pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah, 2(3), 50–62. https://doi.org/10.59059/jupiekes.v2i3.1561
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Wiley.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syahputra, A. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi Z untuk menggunakan fintech syariah, 14–17.
Takidah, E., & Susanti, S. (2024). Analisis intensi penggunaan fintech syariah di kalangan Generasi Z: Tantangan dan peluang. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 6(1), 1–15. https://doi.org/10.33477/eksy.v6i1.7128
Yusmelia, Suryadi, & Nasrah. (2024). Pengaruh literasi keuangan syariah, pengetahuan, kepercayaan dan kemudahan terhadap minat menggunakan financial technology. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 7(2), 504–514. https://doi.org/10.25299/jtb.2024.vol7(2).17597
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mutmahinnah Andi Manrang, Asriany Asriany, Riyanti Riyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









